DESKRIPSI VOLI

Bola Volley merupakan olahraga yang sangat popular di dunia maupun di Indonesia, hampir seluruh kalangan masyarakat di Indonesia memainkan permainan ini. Tetapi tidak semua yang memainkan olahraga ini memahami teknik dasar bermain Bola Volley yang baik dan benar, hal ini bisa merugikan diri mereka sendiri karena tanpa skill bermain yang baik bisa membuat mereka cidera. Mungkin sebagian orang malas untuk membaca buku-buku yang menjelaskan tentang teknik dasar Bola Volley, yang penyajiannya kurang menarik, dimana hanya ada gambar-gambar mati dan tulisan, hal ini dapat mengurangi minat pembaca untuk mempelajari teknik dasar Bola Volley, selain gambarnya kurang menarik, dapat menimbulkan rasa kantuk jika membaca terusmenerus. Namun saat sekarang ini sudah banyak buku yang menjelaskan tentang teknik dasar Bola Volley yang disertai dengan gambar-gambar yang menarik, tetapi itu semua belum cukup untuk menambah minat para pembaca untuk membaca dan mengetahui tentang teknik dasar Bola Volley.

PERLENGKAPAN DAN PERATURAN DALAM BOLA VOLI

A. Lapangan

Olahraga permainan bola voli dimainkan pada sebuah lapangan yang berbentuk persegi panjang. Seiring dengan terus berkembangnya permainan bola voli, maka standar-standar ukuran internasional dan sarana pendukung pada lapangan bola voli-pun telah ditetapkan. Standar ukuran panjang lapangan bola voli adalah 18 meter, sedangkan ukuran lebarnya adalah 9 meter. Panjangan lapangan tersebut kemudian dibagi dua dan dipisahkan dengan sebuah net yang dipasang pada dua buah tiang. Net tersebut dipasang pada ketinggian 2.43 meter atau 2.24 meter.

Pada setiap ujung atas tiang biasanya akan dipasang sebuah antena. Antena ini akan menjadi pembatas gerakan bola yang menyamping atau melebar. Net yang memiliki lebar satu meter tersebut dipasang melebar di tengah lapangan. Ukuran 2.43 meter biasa digunakan dalam pertandingan bola voli putra, sedangkan pada kelas putri biasanya menggunakan net dengan ketinggian 2.24 meter. Meskipun demikian, pada kompetisi-kompetisi kelas yunior maupun veteran biasanya tinggi net bervariasi. Untuk kompetisi kelas tersebut, tinggi net biasanya dapat disesuaikan kembali.

Dalam lapangan bola voli dikenal istilah garis “3 meter” dari net. Garis tersebut berfungsi sebagai batas wilayah penyerangan (attack line). Garis 3 meter tersebut kemudian membagi lapangan menjadi dua bagian, yaitu barisan belakang (back row), dan barisan depan (front row). Kemudian, pada masing-masing bagian itu (back row dan front row) masih dibagi lagi menjadi 6 area atau 6 titik. Pada keenam area atau titik itulah yang merupakan posisi para pemain bola voli. Area “1” merupakan posisi pemain yang akan melakukan servis berikutnya. Setiap pergantian giliran untuk melakukan servis, para pemain harus berputar searah dengan putaran jarum jam untuk mendapatkan giliran melakukan servis. Dengan melakukan putaran searah dengan putaran jarum jam, maka pemain pada posisi pertama akan digantikan oleh pemain yang sebelumnya menempati posisi kedua. Sedangkan pemain yang awalnya menempati posisi 1 akan bergeser ke posisi 6, begitu seterusnya.

Dalam aturan lapangan bola voli terdapat istilah zona bebas (free zone). Zona bebas ini merupakan area yang mengelilingi area tim. Para pemain dapat memasuki dan bermain di dalam zona bebas yang memiliki lebar minimal 3 meter tersebut dengan bebas, setelah salah seorang pemain melakukan servis. Batas-batas area tim ditunjukkan dengan menggunakan garis-garis yang tergambar dilapangan. Sedangkan area penyerangan berada di dalam area tersebut. Garis-garis area tim tersebut juga menentukan apakah bola yang jatuh akan dinyatakan “masuk” atau “keluar”. Apabila bola yang jatuh masih menyentuh garis area tim, maka bola tersebut dinyatakan “masuk”, dan tim lawan akan memperoleh nilai. Namun, jika bola jatuh di luar garis area tim tanpa menyentuh garis area tim, maka bola dinyatakan “keluar”.

“Dimensi lapangan bola voli”

Ukuran Lapangan

Setiap pemain harus mengetahui tanda-tanda yang ada di lapangan. Lapngan voli berukuran panjang 18 meter dan lebar 9 meter, yang ditandai dengan garis pinggir dan garis belakang.Garis pinggir dan garis belakang merupakan pembatas bidang permainan. Garis-garis penting lainnya adalah :

  • Garis tengah yang membagi lapangan menjadi 2 bagian yang sama, terkadang disebut sebagai daerah tim.
  • Garis serang yang sejajar dengan garis tengah dan berjarak 3 meter dari garis      tengah.
  • Daerah service adalah daerah diluar garis belakng sebelah kanan yang berukuran      sepertiga lapngan dan dengan lebar 6 kaki. Bila daerah yang diperlukan ini tidak ada, maka seorang pemain yang hendak melakukan service diperkenankan untuk melakukannya di dalam bidang pertandingan sampai pada jarak yang diperlukannya.

Ketinggian net yang tepat bagi pemain putri adalah 2,24 meter dan untuk pria dan permainan campuran tinggi netnya 2,43 meter. Bagian yang sah dari net adalah yang berada diantara kedua garis pinggir.

B. Bola

Sesuai dengan namanya, “Bola Voli”, maka bola merupakan salah satu perlengkapan yang paling vital dalam permainan ini. Bola standar yang digunakan dalam permainan bola voli ini biasanya terbuat dari bahan kulit. Selain dengan menggunakan bahan kulit asli, pembuatan bola biasanya juga menggunakan bahan kulit buatan. Bola tersebut kemudian diisi dengan udara (dipompa). Persyaratan bola yang standar ini sesuai dengan peraturan yang dikeluarkan oleh FIVB (Fédération Internationale de Volleyball), sebuah Federasi Bola Voli Internasional yang menangani hal-hal yang berhubungan dengan olahraga permainan bola voli.

Selain menetapkan peraturan-peraturan permainan bola voli, FIVB juga mengatur penyelenggaraan pertandingan-pertandingan bola voli yang berskala internasional. FIVB berkantor pusat di Lausanne, Switzerland, dan mulai berdiri pada tahun 1947 di kota Paris, Prancis. Berikut ini adalah peraturan yang dikeluarkan oleh FIVB mengenai penggunaan bola standar dalam permainan bola voli :

• Bola tersebut memiliki keliling lingkaran 65 hingga 67 cm, dengan berat 260 hingga 280 gram.
• Tekanan dalam dari bola tersebut hendaknya sekitar 0.30 hingga 0.325 kg/cm2 (4.26-4.61 psi, 294.3-318.82 mbar atau hPa).
• Bola tersebut memiliki keliling lingkaran 65 hingga 67 cm, dengan berat 260 hingga 280 gram.
• Tekanan dalam dari bola tersebut hendaknya sekitar 0.30 hingga 0.325 kg/cm2 (4.26-4.61 psi, 294.3-318.82 mbar atau hPa).

C. Penilaian

Salah satu tim akan memperoleh nilai secara otomatis jika bola jatuh di dalam garis area lawan atau ketika tim lawan melakukan sebuah kesalahan. Dalam peraturan ini tidak meperhitungkan tim manakah yang sebelumnya melakukan servis. Setelah itu, bola akan berpindah ke tangan lawan, dan tim lawanlah yang selanjutnya akan melakukan servis berikutnya.

• Jika servis sebelumnya dilakukan oleh tim yang memperoleh nilai, maka servis yang selanjutnya masih akan dilakukan oleh pemain yang sama, yang sebelumnya melakukan servis.

• Posisi pemain harus berputar searah dengan putaran jarum jam jika servis yang sebelumnya tidak dilakukan oleh tim yang memperoleh poin. Dengan demikian, servis akan dilakukan oleh pemain yang sebelumnya menempati area 1.

Aturan permainan dari bola voli adalah :

  1. 1. Jika pihak musuh bisa memasukkan bola ke dalam daerah kita maka kita kehilangan bola dan musuh mendapatkan nilai
  2. 2. Serve yang kita lakukan harus bisa melewati net dan masuk ke daerah musuh. Jika tidak, maka musuh pun akan mendapat nilai.

Teknik Bola Voli :

Service:
Service ada beberapa macam:

  1. 1. Service dengan ayunan tangan dari bawah.
  2. 2. Service dengan ayunan tangan dari samping.
  3. 3. Service dengan ayunan tangan dari atas.
  4. 4. Jump Service

yang perlu diperhatikan dalam service :

º  Sikap badan.

º  Lambung keatas harus sesuai dengan kebutuhan.

º  Saat kapan harus memukul Bola.

Passing:
* Passing Bawah ( Pukulan/penganmbilan tangan kebawah )

îSikap badan jongkok, lutut agak ditekuk.

îtangan dirapatkan, satu dengan yang lain dirapatkan.

îGerakan tangan disesuaikan dengan keras/lemahnya kecepatan bola.

* Passing Keatas ( Pukulan/penganmbilan tangan keatas )

îSikap badan jongkok, lutut agak ditekuk.

îBadan sedikit condong kemuka, siku ditekuk jari-jari terbuka membentuk lengkungan

setengah bola.

îIbu jari dan jari saling berdekatan membentuk segitiga.

îPenyentuhan pada semua jari2 dan gerakannya meluruskan kedua tangan.
Smash (spike)

Dengan membentuk serangan pukulan yang keras waktu bola berada diatas jaring, untuk dimasukkan ke daerah lawan. Untuk melakukan dengan baik perlu memperhatikan faktor-faktor berikut:  awalan, tolakan, pukulan, dan pendaratan.

Membendung (Bloking)

Dengan daya upaya di dekat jaring untuk mencoba menahan / menghalangi bola yang datang dari daerah lawan.

Kedudukan Pemain (Posisi Pemain)

Pada waktu service kedua regu harus berada dalam lapangan / didaerahnya masing-masing dalam 2 deret kesamping. Tiga deret ada di depan dan tiga deret ada di belakang.

About these ads